Denada Ceritakan Perjalanannya Melalui Persalinan yang Menyakitkan
Denada, penyanyi terkenal, baru-baru ini mengungkapkan pengalaman traumatis yang dialaminya saat melahirkan putranya, Ressa.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial Masyarakat
Ia menceritakan bagaimana perlu menghadapi proses persalinan seorang diri yang meninggalkan bekas mendalam secara psikologis dan fisik.
Mengisahkan kembali momen kelahiran Ressa, Denada merasakan kesedihan dan rasa sakit yang luar biasa. Ia mengatakan, "Jujur, kembali lagi aku kayak ada flashback. Yang aku ingat tuh aku pada saat itu aku sendiri, dan aku sedih banget, dan aku sakit banget rasanya hari itu. I was so alone."
Situasi yang dihadapi Denada saat itu jauh dari ideal. Ia berharap bisa merayakan kelahiran anaknya dengan bahagia, namun harus menutupi kenyataan yang menyakitkan.
"Mestinya kan situasinya ideal, ada bapaknya, ada ibunya. Dan pada saat itu aku melihat betapa itu harus kita rahasiakan," tambah Denada dengan nada pilu.
Baca juga: Peluncuran Smartphone Terbaru Realme dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone
Setelah melewati proses persalinan secara mandiri, Denada merasa bahwa ia gagal sebagai seorang ibu. Rasa bersalah ini selalu menghantuinya, terutama saat berinteraksi dengan Ressa.
"I feel so guilty, aku merasa bersalah banget. Aku seperti menyakiti semua orang, aku seperti merepotkan semua," ujarnya dengan penuh emosi.
Ketika melihat putranya, Denada sering merasa ragu dan canggung. "Setiap aku melihat dia, langsung berasa kayak 'iya ya, tahu apa enggak ya? Tahu apa enggak ya?' Rasa canggung itu muncul karena aku merasa bersalah sama dia," jelasnya.
Kepergian ibunya, Emilia Contessa, meninggalkan Denada sebagai satu-satunya yang bisa memberikan kejujuran kepada Ressa. Meskipun belum mendapat respon yang diinginkan, Denada berusaha membuka komunikasi.
Ia mengungkapkan sebuah harapan, "Ressa kalau boleh, ingin rasanya ketemu Ressa. Enggak untuk apa-apa, aku hanya ingin ketemu kalau boleh pengin peluk aja. Tapi kalau Ressa enggak mau juga dimengerti kok."
Denada kini berkomitmen untuk memberikan penjelasan kepada anaknya, bukan untuk mencari pembenaran, tetapi untuk memastikan Ressa mengetahui kebenaran dari ibunya sendiri. "Aku berutang penjelasan-penjelasan ini kepada dia," tutupnya.
Baca juga: Tips Fengshui untuk Tidur yang Lebih Nyenyak di Kamar Tidur
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: