BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 14:13 WIB

Kisah Emotif Punch: Monyet yang Mencari Kasih Sayang Lewat Boneka

Kisah Emotif Punch: Monyet yang Mencari Kasih Sayang Lewat BonekaKisah Emotif Punch: Monyet yang Mencari Kasih Sayang Lewat Boneka

Seekor monyet makaka Jepang bernama Punch berhasil menarik perhatian publik lewat ikatan emosionalnya dengan boneka orangutan. Ditinggalkan oleh induknya sejak lahir, Punch kini menjadikan boneka tersebut sebagai teman setia.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Dirawat oleh penjaga kebun binatang di Ichikawa, Chiba, pengalaman hidup Punch memberikan gambaran tentang perjuangan dan adaptasi hewan yang ditolak oleh induknya. Cerita ini menjadi fenomena di media sosial yang membuat banyak orang tergerak.

Awal Kehidupan Punch

Kisah Punch dimulai pada 26 Juli 2025, ketika ia dilahirkan dalam kondisi yang sulit. Induknya, yang kelelahan setelah melahirkan di tengah cuaca panas, tidak menunjukkan keinginan untuk merawatnya.

Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi, dua penjaga kebun binatang, terpaksa mengambil alih peran pengasuhan. Dalam situasi tersebut, Shikano menjelaskan bahwa penolakan anak oleh induk monyet adalah hal yang bisa terjadi dan mungkin akibat beban kelahiran pertamanya.

Para penjaga kemudian memisahkan Punch dari kelompoknya dan merawatnya secara langsung. Meskipun Punch dalam kondisi sehat, mereka harus memberi susu dengan tangan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Baca juga: Fengshui Meja Kerja: Cara Sederhana Meningkatkan Produktivitas

Ikatan dengan Boneka

Bayi monyet umumnya mencari kenyamanan pada induknya. Namun, Punch kehilangan kesempatan ini, dan para penjaga mencari pengganti hingga menemukan boneka orangutan yang sangat menyukainya.

Shikano menjelaskan, 'Bulu boneka itu memudahkan untuk dipegang dan penampilannya juga mirip dengan monyet yang kemungkinan memberikan rasa aman.' Hal ini menjadi penopang emosi bagi Punch saat merasa ditinggalkan.

Setelah semua penjaga pergi, seringkali Punch ditemukan berpelukan dengan boneka orangutan tersebut. Hal ini menunjukkan kedekatannya dengan benda yang memberi rasa aman dan nyaman.

Perkembangan Punch

Saat ini, Punch telah tumbuh menjadi monyet seberat sekitar dua kilogram. Meskipun telah berkembang, ia masih sangat bergantung pada penjaga kebun binatang untuk makanan.

Miyakoshi mengungkapkan bahwa Punch aktif berinteraksi dengan monyet-monyet lain, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. 'Saya bisa merasakan dia semakin dewasa,' tuturnya, menegaskan kemajuan Punch.

Ketika Punch bermain dengan boneka, kerumunan besar berkumpul untuk melihat dan mengabadikan momen tersebut. Shikano menekankan, 'Dia memiliki mental yang kuat,' yang mencerminkan karakter Punch yang resilient.

Baca juga: Tips Fengshui untuk Tidur yang Lebih Nyenyak di Kamar Tidur

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kisah Emotif Punch: Monyet yang Mencari Kasih Sayang Lewat Boneka

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!