Interaksi Manis Davina Karamoy dan Ardhito Pramono di Hari Valentine Menarik Perhatian Publik
Jagat media sosial Indonesia baru-baru ini diramaikan oleh interaksi antara dua publik figur, Davina Karamoy dan Ardhito Pramono, pada perayaan Hari Valentine 14 Februari 2026.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Apa yang Perlu Diketahui?
Keseruan ini ditandai dengan unggahan saling repost yang memicu spekulasi dan perbincangan hangat di kalangan netizen.
Pada Hari Valentine, Davina Karamoy mengunggah konten yang menunjukkan kebahagiaannya dengan menampilkan empat slide foto bunga yang indah. Lagu '17 to 70' yang dinyanyikan oleh Ardhito Pramono menjadi latar belakang dalam unggahan tersebut.
Melalui keterangan unggahannya, Davina mengucapkan selamat Valentine dan mempromosikan lagu tersebut. "Happy valentine’s day all! hope today feels soft, sweet, and full of love. alsoooo go stream my new favorite song '17 to 70' real quick!" ungkapnya, yang mengundang perhatian warganet.
Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan Masih Terima Gaji, Kontroversi Berlanjut
Ardhito Pramono kemudian tidak mau ketinggalan merespons unggahan Davina dengan mengunggah ulang dan menuliskan komentar "terimakasiii yaaa," yang turut menghibur banyak orang.
Davina pun membalas komentar tersebut dengan nada tak percaya, "demi apazi dinotice," yang semakin menarik perhatian pengguna internet. Interaksi ini menunjukkan bahwa keduanya saling memberikan perhatian yang positif di media sosial.
Interaksi manis antara Davina dan Ardhito telah menciptakan buzz yang kuat di kalangan netizen, di mana banyak yang membahas repost dan komentar mereka di berbagai platform media sosial.
Beberapa warganet mengungkapkan ketidakpercayaan dan mengungkapkan kekecewaan jika interaksi tersebut hanya sekadar candaan. Namun, hal ini Justru semakin menguatkan perbincangan yang hangat tentang hubungan mereka.
Baca juga: Pentingnya Olahraga untuk Kesehatan Jantung
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: