Kehilangan Dokumen Warisan: Konflik antara Keluarga Sule dan Teddy Pardiyana Memanas
Konflik terkait warisan antara Teddy Pardiyana dan keluarga Sule semakin mencuat setelah berita mengenai hilangnya dokumen penting dari safety box almarhumah Lina Jubaedah terungkap. Sule mengungkapkan kekecewaan setelah mengetahui bahwa dokumen tersebut diambil tanpa sepengetahuan keluarga.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan untuk Pengguna Apple
Insiden ini terjadi ketika Putri Delina, putri Sule, berusaha mengurus warisan dan menemukan bahwa safety box yang berisi dokumen penting tersebut sudah dibuka oleh pihak lain dua hari sebelumnya.
Dalam penjelasannya, Sule atau Entis Sutisna, memaparkan kejadian ketika Putri Delina mengunjungi bank untuk mengurus aset. Ia terkejut mendapati bahwa isi safety box telah diambil oleh orang lain.
Sule menjelaskan, “Kalau safety box itu kan beritanya dari sopir almarhumah. Pada waktu itu Putri mau mengurus ke bank, tapi kata orang bank sudah ada yang mengambil orangnya dua hari yang lalu.”
Kejadian ini menimbulkan kecurigaan, mengingat akses untuk membuka safety box umumnya memerlukan izin ketat. Hanya individu tertentu yang memiliki kunci atau surat kuasa yang diakui bank.
Baca juga: Kekacauan di Duren Sawit: Uya Kuya Menjadi Korban Penjarahan Setelah Video Viral
Sule mengungkapkan ketidaktahuannya mengenai prosedur yang berlaku di bank terkait pengelolaan safety box. Ia menyatakan, “Ya saya juga sama gak paham kalau posisi safety box mah, harus tanyanya sama bank.”
Dalam penjelasannya, Sule menekankan bahwa dokumen di dalam safety box tersebut bukanlah hak Teddy Pardiyana melainkan milik Rizky Febian. Dokumen tersebut terkait dengan bisnis kontrakan miliknya.
Hal ini semakin memperuncing konflik antara kedua belah pihak, di mana Sule merasa perlu untuk melindungi hak anak-anaknya atas dokumen yang hilang tersebut.
Sule menekankan bahwa hilangnya dokumen tersebut harus segera diselesaikan, dengan harapan semua dokumen yang hilang bisa dikembalikan. “Kalau memang ada beberapa surat yang hilang, ya tinggal dikembalikan. Suratnya ke mana?” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa mengambil hak orang lain dapat berujung pada tindakan hukum. “Ingat itu hak orang lain lho. Itu hak Iky. Sudah, balikin itu dulu,” tegas Sule.
Teguran ini menunjukkan bahwa Sule tidak akan tinggal diam terhadap tindakan yang dianggapnya melanggar hak keluarganya.
Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: