Tradisi Menarik Perayaan Natal di Berbagai Negara
Natal telah menjadi lebih dari sekadar hari besar keagamaan, melainkan juga waktu untuk berkumpul dan merayakan bersama orang terkasih. Di seluruh dunia, berbagai negara menghadirkan tradisi unik yang menambah kehangatan suasana Natal.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian
Satu hal yang pasti, setiap negara memiliki cara tersendiri dalam merayakan Natal. Dari hidangan khas hingga festival yang penuh warna, perayaan ini menawarkan pengalaman yang beragam dan menarik.
Di Amerika Serikat, perayaan Natal menjadi salah satu yang terbesar dan paling meriah. Tradisi menghias rumah dengan ornamen, lampu warna-warni, serta pohon Natal yang berkilau telah menjadi ciri khas menjelang hari Natal.
Di sisi lain, Jepang memiliki tradisi unik di mana ayam goreng KFC menjadi hidangan favorit saat Natal. Popularitas tradisi ini bermula dari kampanye KFC pada tahun 1974 yang dikenal dengan slogan 'Kentucky untuk Natal' atau 'Kurisumasu ni wa kentakkii!'.
Selain ayam goreng, hidangan penutup berupa kue Natal juga menjadi pelengkap yang wajib ada di meja saat perayaan berlangsung.
Australia merayakan Natal pada musim panas, di mana banyak masyarakat yang menghabiskan waktu di pantai sembari menikmati cuaca hangat. Berbagai kegiatan olahraga seperti lomba kriket dan selancar berkembang pesat saat perayaan ini berlangsung.
Baca juga: Fengshui Meja Kerja: Cara Sederhana Meningkatkan Produktivitas
Di Inggris, tradisi Christmas crackers menjadi bagian yang tidak terpisahkan saat jamuan Natal. Hiasan ini ditempatkan di meja makan dan biasanya ditarik oleh dua orang hingga terbelah, menghasilkan keceriaan di meja makan.
Di Singapura, perayaan Natal mengalami lonjakan popularitas dengan acara Christmas Wonderland yang diadakan di Gardens by the Bay. Hiasan lampu yang spektakuler dan berbagai atraksi hiburan menjadi daya tarik utama acara ini.
Filipina memiliki tradisi unik bernama Ligligan Parul, di mana warga kota San Fernando berlomba untuk membuat lentera raksasa dari bambu, kertas, dan kain. Festival ini menjadi perayaan yang penuh warna setiap tahunnya.
Kanada terkenal dengan Parade Sinterklas Toronto, yang merupakan parade Sinterklas tertua dan terbesar di dunia. Dimulai lebih dari 100 tahun yang lalu, parade ini melibatkan sekitar 2.000 peserta dari berbagai kalangan.
Di Norwegia, adanya sosok Nisse menjadi bagian penting dari perayaan Natal. Anak-anak biasanya meletakkan bubur nasi di luar rumah sebagai persembahan untuk Nisse.
Swedia menghadirkan figur kambing Yule atau Julbock yang terbuat dari jerami, sedangkan di Islandia, anak-anak meletakkan sepatu di depan jendela untuk menerima hadiah dari Jólasveinarnir atau Yule Lads.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: