BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 18:05 WIB

Peralihan Kepemimpinan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat

Peralihan Kepemimpinan di Keraton Kasunanan Surakarta HadiningratPeralihan Kepemimpinan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat siap mengadakan peralihan kepemimpinan setelah mengucapkan selamat tinggal kepada Pakubuwono XIII pada 2 November 2025.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting untuk Keuangan Anda

Gusti Purbaya, yang kini resmi bergelar Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono XIV, diangkat sebagai Raja baru yang berkomitmen untuk melanjutkan tradisi keraton.

Latar Belakang dan Pendidikan Gusti Purbaya

Gusti Purbaya lahir di Surakarta pada 26 September 2002 sebagai putra bungsu Pakubuwono XIII. Ia dibesarkan dalam lingkungan keraton yang sarat akan tradisi dan nilai-nilai spiritual.

Sejak usia dini, ia dikenal sebagai sosok cerdas dan berwibawa, dengan perhatian besar pada budaya Jawa. Gusti Purbaya diangkat sebagai putra mahkota pada 27 Februari 2022.

Saat ini, Gusti Purbaya menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, dan juga sedang menyelesaikan program magister di bidang Politik dan Pemerintahan di Universitas Gadjah Mada.

Baca juga: Sarapan Sehat: Kunci Performansi Optimal Petinju

Proses Penobatan dan Tantangan

Prosesi penobatan Gusti Purbaya berlangsung pada Rabu, 5 November 2025, dan ia menyatakan ikrarnya untuk menaiki tahta dengan sebutan SISKS Pakubuwana XIV. Acara ini dilakukan setelah pelepasan jenazah ayahandanya.

Penobatan ini telah dikuatkan melalui musyawarah keluarga, meskipun terdapat resistensi dari beberapa pihak di dalam keraton yang merasa prosedur adat tidak sempurna diikuti.

Kontroversi ini mencuat di kalangan anggota keraton, memperlihatkan adanya berbagai pendapat tentang kelayakan dan prosedur penobatan.

Reaksi dan Harapan Masyarakat

Gusti Purbaya pernah viral di media sosial saat mengungkapkan penyesalannya atas Keberadaan Keraton Surakarta dalam Republik Indonesia. Unggahan ini mendapat perhatian luas dari publik.

Terkait pernyataan tersebut, KPA H Dany Nur Adiningrat, Pengageng Sasana Wilapa Karaton Surakarta Hadiningrat, menegaskan bahwa itu adalah bentuk kritik terhadap isu BBM oplosan dan menunjukkan cinta Gusti Purbaya kepada bangsa.

Masyarakat berharap bahwa kepemimpinan baru ini akan membawa perubahan positif sekaligus melestarikan tradisi Jawa dalam menghadapi tantangan zaman.

Baca juga: Ahmad Dhani Terlibat Ketegangan di Rapat Komisi DPR Soal Royalti Lagu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peralihan Kepemimpinan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!