Klarifikasi Yusuf Mansur Terkait Tuduhan Doa Berbayar
Penceramah Yusuf Mansur baru-baru ini memberikan penjelasan mengenai tudingan bahwa dirinya mengenakan tarif untuk doa online. Klarifikasi ini muncul setelah video yang menunjukkan permintaan nominal transfer viral di media sosial.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Cara Praktis Meningkatkan Kebugaran di Rumah
Dalam penjelasannya, Yusuf menegaskan bahwa video tersebut merupakan bagian dari kesan bercanda dan bukan praktik meminta uang untuk doa. Ia menyebutkan bahwa rekaman itu berasal dari siaran langsung di platform media sosial.
Tuduhan mengenai praktik doa berbayar berawal dari sebuah potongan video yang beredar di berbagai platform media sosial. Dalam video itu, Yusuf tampak meminta nominal transfer sebelum memberikan doa, yang memicu reaksi negatif dari banyak pengguna.
Yusuf tegas membantah bahwa ia terlibat dalam praktik meminta uang untuk doa. "Itu konteksnya bercanda. Bukan berarti (saya) pernah minta-minta duit untuk semua ajakan dan permohonan doa. Enggak pernah," ujar Yusuf saat dihubungi pada 13 Oktober 2025.
Ia menjelaskan bahwa video tersebut merupakan klip dari siaran langsung atau live yang dilakukan beberapa waktu lalu. "Video yang beredar adalah klip dari siaran langsung atau live saya di media sosial," kata Yusuf.
Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Dampak Viral Video Joget Anggota DPR RI
Dalam siaran langsungnya, Yusuf menjelaskan bahwa ia sedang berinteraksi dengan para penonton untuk mencoba fitur baru pada aplikasi PayTren. Dia meminta penonton untuk melakukan transfer dengan nominal yang berbeda.
Yusuf memaparkan bahwa tujuannya adalah untuk mendoakan orang-orang yang turut berpartisipasi. "Yang transfernya enggak Rp 1, lebih, nanti saya doain. Asli bercanda," ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pernyataan mengenai nominal khusus untuk doa adalah humor semata. "Saya kan memang suka bercanda, kayak begini, 'Lah bawain martabak dulu lah kalau mau didoain. Sini transfer dulu'," imbuh Yusuf.
Potongan video tersebut viral, memicu beragam reaksi publik. Salah satu unggahan di akun Instagram @folksaatt menanggapi bahwa Yusuf menawarkan "jasa kirim doa online" dengan tarif mulai dari Rp 50 ribu untuk doa dan pembacaan Al-Fatihah.
Dalam video tersebut, Yusuf juga mengajak penontonnya untuk memberikan donasi dengan nominal yang lebih besar. "Rp 50 ribu boleh, seribu pakai PayTren boleh loh. Waduh ada yang Rp 2 juta. Masyaallah luar biasa," ujarnya dalam video berdurasi 46 detik tersebut.
Meski tudingan tersebut menjadi viral, Yusuf berharap penjelasannya dapat meluruskan kesalahpahaman masyarakat mengenai kegiatan yang ia lakukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: